Ledakan gas kini seakan jadi teman akrab masyarakat di Tanah Air. Setahun belakangan hampir tiap hari terjadi ledakan gas. Tak hanya harta benda, korban nyawa pun seakan jadi hal biasa. Lagi- lagi rakyat kecil jadi korban. Lagi-lagi rakyat kecil menjerit, ditengah kondisi ekonomi yang terus menjepit.
Masih terngiang di telinga Ahmad Fauzi, 28, warga Desa Bantarwaru, Ligung, Majalengka Jabar pesan istri tercintanya sebelum meninggalkan kampung halamannya dan mengadu nasib di Jakarta untuk berdagang siomay. Pesan sang istri, yang membuatnya bulat untuk merantau ke Jakarta adalah mencari uang sebanyak-banyaknya untuk persiapan persalinan kelahiran anak pertamanya. (continue reading…)
















