Kehidupan manusia modern yang didominasi oleh budaya barat, menurut Abu Ridha dalam buku Recik-Recik Spiritual Islam disebutkan telah sukses menempatkan dirinya sebagai teroris (ancaman) terhadap kejernihan batin seseorang. Berbagai prilaku manusia yang menggambarkan kacaunya kondisi batin manusia yang setiap saat mampir di tengah-tengah kita, berhasil meneror secara sporadis kondisi batin sesorang.
Hiruk pikuk dan hingar-bingar budaya pop dan berbagai peristiwa kemanusiaan yang keras dan sadis, yang didukung kemajuan teknologi informasi, telah menguasai lingkungan, komunitas, daerah dan negara secara sporadis. Maka secara factual, budaya yang merusak dan berbagai peristiwa kemanusian yang merupakan cerminan batin yang rusuh, telah melintasi batas-batas etnisitas dan cultural yang menimbulkan distorsi nilai dan berdampak semakin pesatnya kesalahan interpretasi, penghasutan dan intoleransi di semua pihak. (continue reading…)













Kalo saja anjing bisa bicara seperti manusia, atau manusia bisa memahami bahasa anjing, mungkin anjing akan marah dan kecewa. Dan mungkin kalo boleh memilih, dia tidak akan memilih sebagai hewan anjing, atau punya nama anjing. Maklum saja, kata anjing ini, sudah mah membawa “aura” najis”, lebih celakannya oleh kita, kata-kata anjing kerap menjadi bahasa cercaan, hujatan, dan ungkapan ekspresi marah. Dan itu, saya kira, sudah mutafak alaih…
Banyak orang bilang, bisa berbahasa inggris sama dengan memiliki satu tiket menjadi orang sukses. Karena dengan mahir berbahasa inggris, artinya pintu informasi gobal sudah terbuka lebar yang siap membawa kita menjelajahi cakrawala dunia. Meskipun faktanya, dengan tidak mahir berbahasa inggris, pintu kesuksesan sudah tertutup dan menjamin kegagalan.
Yeah akkhirnya Getsa bisa maen sepeda sepuasnya. Sepeda kecil itu jadi hadiah terindah sang kakek buat cucu semata wayangnya, pas di usianya dua tahun dua bulan. Maklum, pas ulang tahun dua bulan lalu, Getsa merengek menta dibeliin sepeda, gara-gara liat anak-anak yang lebih tua dari Getsa, maen sepeda di depan pelataran rumah. Celakanya, kalo udah mau dan minta, persyetan kondisi dompet bapaknya. Alhasil bikin tengsin bapaknya aja di depan mertua.


