Pohon Lafadz Allah di Pantura

15 Jan 2010 by jejak annas,

Sebuah keajaiban Tuhan kembali muncul di tengah-tengah pemukiman warga. Tepatnya di samping Gedung Islamic Centre, Jalan Husein Kertadibrata, Pamanukan, Subang, sebuah pohon besar jenis Al-Basiyah tumbuh besar berbentuk menyerupai lafadz Allah dalam  tulisan bahasa Arab.

Tapi perasaan gak banyak yang ngeh ya warga sononya. Gak tahu apa karena mereka tidak melihat secara detil bentuk pohon itu, atau karena saking biasanya lewat pohon itu, jadi mereka gak ngeh. Atau bisa jadi saya yang terlalu berlebihan menilai pohon itu.

Kalau di lihat-lihat secara seksama, di lahan kosong itu ada dua pohon besar yang mungkin usianya sama. Yang satu berbentuk cembung menyerupai gunung, nah pohon yang satunya lagi pada bagian atasnya ada cabang tiga dan satu cabang lagi menyerupai hurup D.

untitled3

Dari gambar yang saya ambil itu, saya meyakini bahwa bentuk pohon yang sebelah kiri pércis banget dengan lafadz Allah dalam tulisan bahasa arab. Apalagi kalo antara batang pohon yang menyerupai hurup lam pertama dan kedua itu daunnya dibabat, wuidih semakin jelas aja.

Kalau dari kejauhan atau dilihat secara sempurna (diliaht kedua pohon) itu, dua pohon itu rasa-rasanya mirip hewan Gajah besar yang memiliki tiga tanduk besar. Wah apalagi ini rek. Wallahu a’lam ah. Takut malah ngelantur, lama-lama pohon itu bisa disamain Miyabi yang lagi tidur tengkureb.

Terlepas mirip atau tidaknya pohon itu, alangkah baiknya jika bentuk pohon yang menurut saya mirif lfadz Allah itu dijadikan sebagai pelajaran dan hikmah berharga. Dengan harapan akan semakin bertambah imannya. Semakin cinta dan patuh kepada Allah, serta semakin kuat dalam mengejar kebahagiaan negeri akhirat.

Toh sejatinya, kebesaran dan keagungan ciptaan Allah terdekat ada pada organ tubuh kita, yang kerap kali apa yang ada pada organ tubuh menjadi sesuatu yang biasa dan lumrah. Kadang kita baru sadar kesempurnaan organ tubuh kita setelah kita melihat ketidak sempurnaan organ tubuh yang dimiliki orang lain.

Dan tidak bisa dipungkiri, jika Allah sudah menurunkan begitu banyak tanda kekuasaannya, baik dalam bentuk ayat (tanda) kauniyah seperti fenomena kesempurnaan ciptaan-Nya, atau pun ayat Qauliyah, yaitu 6.000-an ayat, 114 surat dan 30 juz ayat Al-Quran yang tak terbantahkan.

Logikanya, kalau yang 6000-an ayat itu saja diacuhkan, apalagi yang hanya tulisan lafadz Allah di awan, api, bulu kucing, pohon dan sebagainya. Tentunya, nyaris tidak menambah apa-apa dan tidak memberi pelajaran apa-apa. Yah jangankan renungan tentang kebesaran Allah dan ciptaan-Nya, bahkan Al-Quran yang merupakan miracle-pun berusaha untuk ingkari. Cag Ah!!!

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Alqur’an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (QS. Fushshilat: 53)

Tags:

10 Responses to “Pohon Lafadz Allah di Pantura”

  • emha says:

    emang tanda-tanda kiamat ud smakin dekat, nah lo!!!

  • ikur75 says:

    Subhanaallah…bnyk memang misteri keagungan dr Allah yg tidak terungkap dgn kasat mata…

  • tukeran link donk,,,link anda sudah terpasang

  • isil says:

    maha besar Allah..
    kita bisa melihat kuasanya disetiap ciptaannya..

    kalau sil malah nangkap gambar awan
    http://silfianaelfa.wordpress.com/2010/01/14/awan-di-langit-upi/

  • tito Sudiro says:

    Subhanalloh Maha Besar Allah yang telah meciptakan segala sesuatunya…..

  • andrew says:

    makasih atas infonya…
    namun sayang… kok ada miyabi segala yach?????
    dipikir-pikir teu kapikir!!!
    dikira-kira teu kakira!!
    di bayang-bayang da teu kabayang!!!
    tah lamun dirabamah cigana bakal karasa….

  • zamal says:

    asslm. saya sekolah dari smp - sma di pamanukan, punten kang anas rarasaan eta tangkal albasyah ti kapungkur oge tos aya jeung emang kos kitu kaayaan nana…. hehehehe, tapi sippp lah

  • sahaeta says:

    Selain tidak ada kaitannya dengan gerhana. Kenapa, juga nama miyabi ikut dikutip ditulisannya. Bahkan, dijelaskan sambil tengkurep pula. Disaat lafaz Allah dan gajah, saya masih bisa membayangkannya. Tapi, pas yang Miyabi, ehm…..???(selangkangannya bagian dahan yang mana)

  • ipul says:

    Subhanalloh, itulah kekuasaan Alloh,

    Numpang pasang web ya mas,

    http://cvselatsunda.blogspot.com

  • ida says:

    Mungkin pohon tsb memang menyerupai lafaz Allah dalam tulisan Arab, tapi yg saya pertanyakan adalah pernyataan Kang Anas di awal kalimat. Knp mesti dikaitkan dgn gerhana yg terjadi siang ini? apa hubungannya? siapa tahu pohon tsb memang sdh seperti itu dari dulu, dan Kang Anas baru ngeuh sekarang. Jadi, jgn dikait-kaitkan dgn gerhana matahari. Kecuali jika pohon tsn asalnya bkn begitu, tapi pas banget dengan gerhana terjadi, tiba2 berubah jadi menyerupai ladaz Allah….

Leave a Reply

Cinta Terlarang, Nikah Siri dan Calon Istri

Kisah cinta lintas profesi antara lawyer Sunan Kalijaga dengan selebritis Jennifer Dunn menrik untuk diikuti. Apalagi kisah cinta antara pria

Pro atau Kontra Permen Sembiring

Lagi asyik blogwalking di kompasiana, tiba-tiba mata-mata tertuju pada banner bertuliskan Tolak RPM Konten, Mari Kita Jaga Kebebasan. Warna banner

HPN: Wartawan Juga Manusia, Pak…

Pada beberapa hari lalu, Indonesia merayakan Hari Pers Nasional. Ada makna sekaligus kebanggan tersendiri bagi para komunitas tinta dengan pemberian

Follow Me!

Follow Me! Follow Me! Follow Me! Follow Me!

jejak usang

live stream